Penyerang Swedia itu telah mengonfirmasi kepindahannya ke Old Trafford,
namun skema apa yang bakal dipakai Jose Mourinho bersamanya?
AGENTLT770-Zlatan Ibrahimovic mengakhiri saga transfernya pada Kamis (30/6) kemarin dengan mengonfirmasi kepindahnnya ke Manchester United.
Mantan penyerang internasional Swedia itu mengikat kerja sama yang diyakini berdurasi setahun, setelah sebelumnya ia menyudahi kontraknya di Paris Saint-Germain.
Dan Ibrahimovic lewat akun Instagram pribadinya mengungkapkan klub tujuannya, dengan menyatakan bahwa Old Trafford adalah tempatnya bermain musim depan.
United kerap bermain dengan formasi 4-3-3 di pengujung musim kemarin di bawah arahan Louis van Gaal. Tapi selagi itu tidak bisa memperbaiki kampanye mereka, setidaknya hal itu memberi kebebasan yang lebih bagi pemain depan.
Masuknya Ibrahimovic juga memberi mereka titik tumpu di sektor penyerangan. Dengan Anthony Martial yang gemar berlari melewati pemain di sekitar kotak dan kabar masuknya Henrikh Mkhitaryan, maka gol bagi Ibra tampak seperti jaminan mengingat ia punya insting membunuh.
Jika itu yang terjadi, Wayne Rooney harus rela mengubah perannya dari striker menjadi gelandang, yang mana telah ia lakukan bersama Inggris di Euro 2016.
Skema 4-2-3-1 dengan Wayne Rooney sebagai gelandang mungkin menjadi alternatif menarik bagi manajer Jose Mourinho.
Keputusan itu nantinya akan membuat Ibrahimovic memainkan peran yang telah lama ia emban selama menjalani karier profesional, selagi strategi ini juga akan memberi celah bagi Rooney. Adapun pemakaian taktik ini berpotensi mengorbankan Marcus Rashford, yang bisa saja dipakai di sektor kanan atau disimpan di bangku cadangan.
Formasi ini juga akan membuat lini tengah United menjadi penuh akan ‘mesin’, mengingat di posisi itu ada pula Michael Carrick, Morgan Schneiderlin sampai Bastian Schweinsteiger yang siap mengisinya.
Perlunya penguatan lini tengah berpotensi membuat Mourinho berpaling pada formasi 4-3-1-2, yang memungkinkan Rooney untuk menjadi gelandang serang tanpa mengurangi kekuatan pertahanan timnya.
Satu masalah besar menduetkan Ibra dan Martial di depan Rooney adalah kesempatan bagi Rashford praktis semakin tipis, namun sebuah peminjaman ke klub lain mungkin akan menjadi opsi yang bisa dilirik.
Dengan Ibra yang akan memasuki usia 35 tahun, kiranya akan lebih menguntungkan untuk membuatnya dikelilingi banyak pemain ketimbang memaksanya bekerja keras.
Dan meski ini menjadi formasi terakhir yang bisa dilirik, satu hal yang perlu dicamkan adalah kehadiran Martial dan Ibra akan membuat lawan-lawan ketakutan.
Mantan penyerang internasional Swedia itu mengikat kerja sama yang diyakini berdurasi setahun, setelah sebelumnya ia menyudahi kontraknya di Paris Saint-Germain.
Dan Ibrahimovic lewat akun Instagram pribadinya mengungkapkan klub tujuannya, dengan menyatakan bahwa Old Trafford adalah tempatnya bermain musim depan.
United kerap bermain dengan formasi 4-3-3 di pengujung musim kemarin di bawah arahan Louis van Gaal. Tapi selagi itu tidak bisa memperbaiki kampanye mereka, setidaknya hal itu memberi kebebasan yang lebih bagi pemain depan.
Masuknya Ibrahimovic juga memberi mereka titik tumpu di sektor penyerangan. Dengan Anthony Martial yang gemar berlari melewati pemain di sekitar kotak dan kabar masuknya Henrikh Mkhitaryan, maka gol bagi Ibra tampak seperti jaminan mengingat ia punya insting membunuh.
Jika itu yang terjadi, Wayne Rooney harus rela mengubah perannya dari striker menjadi gelandang, yang mana telah ia lakukan bersama Inggris di Euro 2016.
Keputusan itu nantinya akan membuat Ibrahimovic memainkan peran yang telah lama ia emban selama menjalani karier profesional, selagi strategi ini juga akan memberi celah bagi Rooney. Adapun pemakaian taktik ini berpotensi mengorbankan Marcus Rashford, yang bisa saja dipakai di sektor kanan atau disimpan di bangku cadangan.
Formasi ini juga akan membuat lini tengah United menjadi penuh akan ‘mesin’, mengingat di posisi itu ada pula Michael Carrick, Morgan Schneiderlin sampai Bastian Schweinsteiger yang siap mengisinya.
Perlunya penguatan lini tengah berpotensi membuat Mourinho berpaling pada formasi 4-3-1-2, yang memungkinkan Rooney untuk menjadi gelandang serang tanpa mengurangi kekuatan pertahanan timnya.
Satu masalah besar menduetkan Ibra dan Martial di depan Rooney adalah kesempatan bagi Rashford praktis semakin tipis, namun sebuah peminjaman ke klub lain mungkin akan menjadi opsi yang bisa dilirik.
Dengan Ibra yang akan memasuki usia 35 tahun, kiranya akan lebih menguntungkan untuk membuatnya dikelilingi banyak pemain ketimbang memaksanya bekerja keras.
Dan meski ini menjadi formasi terakhir yang bisa dilirik, satu hal yang perlu dicamkan adalah kehadiran Martial dan Ibra akan membuat lawan-lawan ketakutan.





No comments